May 05, 2022

Review Buku Service Excellence karya Rizal Badudu


Prolog

Bertemu nya aku dengan buku yang berjudul Service Excellence ini merupakan hal yang mengubah diriku namun sebenarnya berawal dari ketidaksengajaan. Aku menemukan buku ini di tumpukan buku-buku yang sudah cukup kusam di sebuah kotak koleksi buku milik abangku. Ketika pertama kali melihat cover berciri khas warna bendera Indonesia yaitu warna merah dan putih itu aku sempat berpikir "keknya ini buku gak menarik". 

Namun dengan jiwa ksatria penasaran akhirnya aku buka buku tersebut dan segera menarik pikiran yang ada dibenak bahwa buku tersebut tidak menarik. Sebagai orang yang suka dengan pelajaran kepemimpinan atau yang bahasa kerennya Leadership aku langsung membawa buku tersebut ke kamar dan membolak-balik halaman buku yang baru aku temui itu. 

__

Buku karya Rizal Badudu yang  diterbitkan pada tahun 2015 itu memiliki 5 bagian yang semua nya daging banget (istilah lain dari berbobot). Sebagai seorang konsultan yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang service/pelayanan, ia menjelaskan bagaimana perusahaan Blue Bird Group, Bank OCBC-NISP, Bank BCA, Group 21 bahkan McDonald's dalam mengelola karyawan dengan tepat serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan mereka. Pada halaman 89 kamu akan menemukan kalimat:




Pelayanan memang sangat membutuhkan persaingan. Tanpa Persaingan, tidak akan ada yang terdorong untuk menghasilkan yang terbaik.

Buku itu juga menawarkan berbagai cerita menarik yang aku yakin kamu bakal suka, salah satunya yaitu tentang Pak Karmaka Surjaudaja selaku salah satu pendiri Bank NISP. Selama puluhan tahun Pak Karmaka sangat mementingkan setiap karyawannya dan berusaha memenuhi kebutuhan mereka. Baginya, setiap karyawan merupakan pahlawan dari bank yang ia pimpin. 
Contoh kebijaksaan seorang pemimpin yang dilakukan pak Kamala yaitu menyediakan nasi untuk makan siang saat harga beras melambung. Hal itu dilakukannya karena ia ingin meringankan beban karyawan. Ia mewajibkan setiap cabang menyediakan nasi sehingga karyawan hanya perlu membawa/membeli lauk. Hal sederhana memang, tapi sangat menyentuh.




Bagian yang paling aku suka dari buku itu bukan hanya isi nya penuh ilmu yang segar, tapi juga gaya penulisan Rizal Badudu yang seperti seorang ayah menceritakan kepada anaknya tentang pengalaman serta bagaimana ia meriset/memperhatikan bagaimana perusahaan bisa menjadi besar dan Top of Mind (Contohnya Bank BCA).  For you information, Rizal badudu merupakan President Director Layanan Prima Indonesia, konsultan bidang Service & Character Development yang berkantor di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

___
Kesimpulan/Conclusion
Ketika aku menulis review buku ini, aku teringat kisah bagaimana Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan yang sukses merubah PT KAI yang awalnya berdesakan menjadi kereta api yang nyaman. 
Apakah buku ini termasuk rekomendasi? YES! dengan gampang aku akan bilang Highly Recommended. Menurut aku buku ini sangat wajib dibaca oleh manager, supervisor, kepala cabang, pimpinan perusahaan, pengusaha yang ingin memiliki bawahan loyal karena kepemimpinan yang lembut, sopan, santun tapi tegas dan pihak manapun yang  bekerja sebagai pelayan masyarakat  karena aku yakin banget apa yang disampaikan dalam buku tersebut bisa diterapkan ketika kita sebagai decision maker. Sekian dulu review buku ini, kalau menurut kamu review ini menambah wawasan kamu, boleh bantu share ya. Cheers!

*Disclaimer : Buku yang penulis beli merupakan buku original dan seluruh tulisan artikel ini merupakan opini pribadi.