![]() |
Prolog
"tungg.." begitulah kurang lebih suara notifikasi whatsapp dari handphone yang sedang aku pegang saat itu siang hari yang panas terik. Setelah aku cek ternyata notifikasi dari pinjol salah satu pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus ku yang mengatakan bahwa aku terpilih sebagai salah satu anggota BEM setelah mereka beberapa kali mendiskusikan seberapa layak aku untuk bergabung.
Meskipun menjadi anggota, tapi situlah aku mulai belajar memahami bagaimana cara mereka mengelola organisasi. Mereka luar biasa, meskipun tentu nya juga ada beberapa kekurangan ya tapi bagaimana pun bagi aku tetap tidak akan pernah ada pemimpin yang sempurna dan aku menganggap itu sebagai proses.
Singkat cerita, setelah selesai masa jabatan menjadi anggota BEM, tepatnya pada tahun 2019 aku bersama teman-teman seperjuangan organisasi di luar kampus yaitu Organisasi Ruang Gerak yang dipimpin oleh Kazar Adnan Ismail (aku memanggilnya bang kazar) dan aku berinisiatif membentuk Komunitas sosial di bawah naungannya yang selanjutnya kami beri nama "Komunitas Forum Muda Berani" yang tentunya dengan dukungan penuh dari mereka dan anggota saya.
Sebagai komunitas yang membantu menyalurkan bantuan ke anak yatim, kaum duafa, fakir miskin, kami mempunyai visi yang besar. Kami ingin komunitas yang kami bentuk menjadi yayasan anak yatim. Meskipun sampai sekarang mimpi kami belum terwujud.
__
Selama berorganisasi, ada beberapa ilmu kepemimpinan yang nan berlian aku pelajari baik itu sebagai anggota maupun pemimpin organisasi yang selanjutnya aku jadikan beberapa poin yaitu sebagai berikut :
Belajar memahami perbedaan
![]() |
Belajar mengambil keputusan dengan cepat dan tepat
![]() |
| ilustrasi |
Membangun relasi yang luas
![]() |
| Ilustrasi |
Selama sebelum masuk organisasi terutama organisasi kampus, belum pernah terbayang sama sekali bisa bertemu dengan rekan seperjuangan dari luar daerah bahkan dari negara tetangga, Malaysia. Meskipun pertemuan kami hanya sebentar, tapi aku sangat senang bisa kenal dengan mereka karena kami saling berbagi cerita dan ilmu yang kami miliki.
Belajar menghadapi masalah internal maupun eksternal
![]() |
| Ilustrasi |
Jangan pernah berpikir bahwa berorganisasi kamu hanya menikmati masa senang, kamu juga akan menghadapi masa-masa sulit. Masalah internal seperti harus belajar menghadapi menyelesaikan masalah sesama pengurus/anggota hingga masalah luar organisasi seperti kritikan dan cemoohan/ejekan pernah aku lalui. Prinsip aku, selagi niat kita baik maka berani lah menghadapi dan menyelesaikan masalah yang terjadi dengan kepala dingin
Belajar bertanggung jawab
![]() |
Organisasi kamu ada masalah? selesaikan dengan cepat dan tepat
![]() |
Siap dibenci oleh siapapun
Seorang pemimpin harus siap dibenci siapapun, termasuk anggota nya sendiri. Ketika telah mengambil keputusan, kita tidak dapat memuaskan semua orang, seperti halnya semua pendapat yang telah kita terima. Misalnya dalam menentukan pemateri untuk kegiatan seminar, ada beberapa opsi tempat yang masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Anggota yang mungkin merasa opsi nya tidak dipilih bisa saja kurang suka dengan keputusan yang telah kamu ambil.
Pemimpin? berarti siap berkorban lebih
![]() |
___
Masih ada beberapa poin lagi yang akan aku jelaskan di postingan berikutnya tentang "Ilmu berharga yang aku dapatkan selama berorganisasi Part 2" nanti. Terima kasih buat kamu yang udah baca artikel ini sampai habis. Kalau menurut kamu cerita dari aku menarik, Aku sangat mengapresiasi jika kamu bersedia beri aku support dalam bentuk apapun. Salah satunya bisa share artikel ini. Cheers!




.jpg)



